Skip to main content

Featured

Yuk, Dukung Germas Hidup Sehat ! Sehat itu Murah, Sakit itu Mahal

Waduh, menurutku tidak ada kata terlambat untuk hidup lebih sehat dan teratur. Kalau kemarin-kemarin kita menjalani hidup tidak sehat, maka sekarang saatnya kita mulai mengubah gaya dan pola hidup lebih sehat.
Ya,   "Gaya dan Pola Hidup Sehat"
Kalimat ini sangat sederhana untuk didengar, tapi kebiasaan inilah yang sering masyarakat Indonesia termasuk aku sendiri masih sulit untuk dilakukan. Buktinya ya masih saja kita sering mengkonsumsi junk food atau gorengan dan sebagainya. Hehehe...
Memang, kenapa sih kita harus ubah pola gaya hidup kita lebih sehat ??

Hmm... kalau kita sehat ya kita bisa terbebas dari berbagai macam penyakit. Aku yakin pasti kalian gak suka kan kalo setiap hari mesti minum obat pahit plus dikasi suntikan ke kulit gitu kalo lagi sakit. Iiiiiyy serem banget kedengerannya....










Sering dengar kalimat " Mencegah lebih baik daripada Mengobati " gak?

Tentu saja kalo sakit pasti harus di obati. Jaman sekarang biaya obat dan biaya rumah sakit lumayan mah…

Ujian Nasional 2013 Diundur




Do you know that in this week I have something to do. That is very important to me, why?
because It's National Examination. Ya, National Examnination (called UN) in this country is the standart of education in Indonesia. So, if you are 17 years old - 3 graders in Senior High School you must to do it test and it's going to determines that you will pass graduate or  not.

Well, 2 days ago my test was started. Did you know this year UN is very very sucks! because of  UN postponed to Thursday where the actual day is Monday. Isn't crazy ??? 

I don't know exactly what the main reason of that problem, but as I know that the problem was due to delays in printing and there are the problem with distribution of paper. The delays in printing cause the middle regions of Indonesia have not been getting the paper (including 11 provinces) while other areas have got it. 

It's okey, think positively! We got more 3 days to studying well. Although when they (students from the western and eastern of Indonesia ) will first do the test and also will finish the first. We ??? When they've finished the test, we just started working on the test here. How a pity of us!

But don't problemmm,

So, we the middle region are being forced to carry of the national exam started on Thursday, 18th of April 2013. The first subject are Sociologi and Geography for Social program and Chemistry and Biology for Science program. Great ! 

Well, Ujian. Kenapa ujian ditunda lagii, diundur lagi jadi siang hari?? Topik ini lagi hot sekarang di twitterland hehehe..

Sebenernya, apa sih tujuan ujian nasional itu? “Ujian” adalah kata-kata mematikan yang paling dibenci ama semua pelajar “normal” di seluruh dunia (siapa yang berani bilang nggak untuk statement ini, BOHIS - bohong habis!! Hahahaha).

Katanya sihhh, ujian itu tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan kita, sejauh mana kita udah belajar dan untuk penyetaraan atau standarisasi pendidikan di Indonesia. Tapi, bener ga sih pada kenyataannya tujuan dari ujian itu tersampaikan?

Emang sih, to be honest, kalo ga ada ujian mah kita ga mungkin belajar yakk, maen-maen aja, hehe.. (Tuh kan, tujuan belajarnya aja udah menyimpang, bukannya buat gain knowledge, tapi gara-gara ujian).


Tapii, ga jarang, ujian malah cuma sarana buat bikin murid-murid stress, dan ga bisa bener-bener mengukur kemampuan murid-murid tersebut. Contohnya, ada murid yang jujur dan serius belajar mati-matian ngafalin bahan ujian yang seabrekk dalam waktu yang terbatas (contohnya saya :) ), dan ada juga yang bikin “contekan” ato pake cara-cara laen yang “ga halal” seperti mencari kunci atau soal. Ujungnya, nilai siapa lebih tinggi? Mungkin nilai mereka ga akan beda jauh, ato malah, murid-murid yang pake cara-cara ga halal itu dapet nilai yang lebih tinggi daripada mereka-mereka yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kerja keras. Dan itu yang buat saya gak relaa. Nah lo? Tujuan utama dari ujian jadi ga kesampean kan?

Trus masalah kalo ujian tuh bisa jadi sarana menyiksa murid-murid. Pernah denger ga, siswi/a mencoba bunuh diri gara-gara ujian ato nilai yang ga memuaskan? Banyak! Ato ga usah jauh-jauh deh, bahkan anak SD aja ada yg bisa bunuh diri “cuma” gara-gara nilai, ato beban yang terlalu berat yang dikasih sama orangtuanya yang terlalu menuntut anaknya buat jadi yang “the best” di kelas.

Beneran lohh, kalo ga punya mental yang kuat, mungkin saya uda mencoba bunuh diri, kali.. Bayangin aja, mata pelajaran yang diujikan itu Geografi, ujian waktu belajarnya mepet gitu, materinya gileee bukan banyak malah luasss banget dan harus DIAFAL mati, semakin belajar ngerasa semakin bodoh dan masih banyak yang belum dipelajari rasanya. Aje gile kan? Bener-bener otak nih rasanya uda ga bisa nampung apa-apa lagi, ngafal malah ga ada yang bisa diinget, gara-gara kapasitas otak uda overload! Ujungnya jadi suka teriak sekenceng-kencengnya di kamar ato pengen nangis, kalo uda lagi bener-bener ngerasa desperate dan ga mampu belajar lagi.

Trus yahh, yang dapet nilai lebih tinggi di ujian bukan berarti dia lebih pintar dibandingin yang nilainya lebih rendah lho! Itu salah besarrr! Tapi sayangnya kebudayaan kita – dan sebagai manusia – masih sangat mengacu ke nilai. Apa-apa yang diliat ujung-ujungnya pasti balik lagi ke nilai. Ga fair banget yahh kalo dipikir-pikir. Padahal ujian kan ada faktor luck juga yang berperan cukup gede. Bener lhoo, terutama kaya ujian-ujian gede macem UN ini, SBMPTN, dll, ujian-ujian negara gitu. Lagian, mana bisa kemampuan orang diukur cuma dari ujian yang notabene ga mencakup semua materi, ya ga ya ga? *Nah lo kok jadi emosi, hahahaha*

Tapi, sekali lagi, bukan berarti ujian ga guna sama sekali dan lebih baik ditiadakan (kalo ampe ujian ditiadakan, murid-murid seluruh dunia pesta syukuran gede-gedean kali yee, hahaha :D). Kaya yang tadi saya bilang, kalo ga ada ujian, kita malah ga akan belajar, malah makin mau jadi apa ntar kita-kita kalo kaya gituu, pengacara eh* pengangguran banyak acara??

Anyway, saya ngomong gini nih cuma curahan hati sebagai seorang pelajar yang lagi stres berat ngadepin ujian aja, dan mungkin saya mewakili sebagian besar isi hati pelajar-pelajar yang laen, haha.. Cuma buat selingan buat lanjut ke ujian berikutnya hari Senin, bahasa indonesia dan hiks... Ujian terakhir hari selasa, last battle for UN! Ekonomi dan Bahasa Inggris! Get readyy, cuz I’m gonna kill youu!! Wish me luck... Wkwkwkwkwk..

Nomer peserta yang sama saat UJian Nasional berlangsung
gue belajarpun sambil tiduran mengerjakan latihan-latihan soal



Regards
- W -


Comments