Skip to main content

Featured

Asyiknya Liburan se-Keluarga di Kura-Kura Waterpark Disc.10% via App My Blue Bird

Hayoo.. biasanya apa yang kalian lakukan dikala hari Minggu bersama si kecil dan keluarga??? Kepantai ? Ah lama-lama udah bosen ke alam atau pantai-pantai mulu terus deh secara Lombok mah gak abis-abis pantainya. Hihihi.. 
Nah kalo gitu sini coba aku saranin deh untuk kunjungi salah satu objek wisata asyik buat keluarga di pusat Kota Mataram. Objek wisata ini keren banget, banyak sekali fasilitas yang berada di 1 tempat. Buat yang belum pernah kenal namanya "Kura-kura Waterpark dan Kids Fun House". Buat orang-orang yang sudah kenal namanya biasa menyebutnya dengan "Kura-Kura" saja.
Baca juga : Yuk Intip Asyiknya Liburan Gubernur NTB Zainul Majdi Sekeluarga ke Lombok Elephant Park
Kura-Kura Waterpark - Family Entertainment
“Kura-Kura”, sebuah wahana waterpark dan tempat bermain serta bersantai untuk keluarga. Buat kalian yang berlibur dengan keluarga berikut buah hati, tempat ini bisa dijadikan list kunjunganmu ketika ke Lombok karna termasuk ramah kantong untuk meni…

Hello... (very) Long Weekend! Good News!


Selamat malam semuaaa... walaupun jam sudah menunjukan 12:44 AM tapi saya masih on nyempatin diri berbagi cerita lewat blog. hahaha....

Well, sisa waktu liburan saya lagi 1 bulan an lagi nih. Dilemanya liburan dan sekolah itu beda tipis. Kalo liburan itu terlalu pengangguran, sedangkan kalo sekolah itu terlalu sibuk. Tapi bagus juga sih, hidup jadi terasa makin berwarna ya gak bro.. Jadi gak datar datar doang (kayak yang di sini )

Beberapa hari belakangan ini saya jarang banget nih buka blogger, palingan saya buka laptop saat malam harinya atau pagi harinya tapi itupun hanya untuk buka twitter dan email. Tapi walaupun begitu, sekarang saya paksain nih buat nulis sebelum tidur. Ada apa? because i'm free. {free talk kakao talk} itu mah iklan kali yee. Sebenarnya belakangan ini saya mulai berusaha pelan-pelan membuka toko di dekat pasar karangjasi bersama keluarga saya. Bisa dibilang usaha keluarga lah.

Hm... by the way any busway lagi macet di bay pass, pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada Ida Sang Hyang Widhi, sebenarnya sih saya bersyukur banget karena saya sudah lulus SNMPTN jadi sedikit meringankan beban saya dan orang tua saya dan tentunya saya gak perlu lagi buka-buka buku pelajaran ips terutama sejarah atau belajar yang lain lagi buat persiapan SBMPTN. Intinya sih saya agak tenangan karna gak mikirin lagi tentang dimana nyari Universitas buat lanjutin sekolah. Disamping saya sudah mendapatkan "hari istirahat" yang cukup lumayan waktunya yaitu kurang lebih selama 3 bulanan itu (kayak cuti besar tuh kata orang-orang gawe), saya pun berpikir memang itulah rencana Tuhan kepada saya. Ya, Tuhan sudah merencanakan berbagai kejadian yang terjadi pada kita dan telah di design secara khusus untuk kita. Semua usud punya maksud, lama-kelamaan saya sedikit mengerti... Tuhan memberikan peluang ini kepada saya agar saya bisa membantu orang tua saya membuka toko di karangjasi. Saya gak terlalu mikir tentang jual-beli-untung-rugi-berapa, tapi yang saya tekan kan di sini yaitu pembelajaran.. Ya pembelajaran. Saya anggap sih ini sebagai lahan praktek saya (saya jurusan manajemen) ilmu yang tidak akan saya dapat kan langsung di saat saya kuliah dan apalagi usaha ini membuat keluarga saya lebih rukun lagi. Loh memangnya sebelumnya tidak? bukannya begitu, Maksud saya ya sekarang ini saya lebih merasakan kehangatan dan kasih sayang didalam keluarga saya yang sebelumnya biasa-biasa saja.

Okeh jadi kesimpulannya di long weekend ini saya akan "istirahat". Istirahat tak selamanya liburan, liburan tak selamanya jalan-jalan. So liburan kali ini saya tidak ingin liburan mewah (red- travelling, jalan-jalan habisin uang, nonton film dll), saya ingin lebih bersyukur dan lebih peka terhadap kode-kode yang diberikan oleh Tuhan kepada saya. Entah dalam bentuk pengalaman yang saya alami, melalui orang-orang dan berbagai kejadian yang terjadi yang melibatkan saya tentunya. Caranya ya dengan melakukan kesempatan-kesempatan yang terbuka disekita kita. Kita dituntut untuk lebih peka dengan keadaan disekitar kita.

Saya berharap semoga saat ini saya melakukan hal yang benar, dan semoga di liburan kali ini saya bisa memanfaatkan 'waktu istirahat" saya dengan bermanfaat dan tak merugikan. Siapa sih yang mau hari-harinya hilang  dengan percuma ? Tanpa kalian berbuat sesuatu mungkin saja bisa, tapi alangkah indah dan baiknya apabila saja kita bangun dari tidur panjang dan mencoba hal baru yang belum pernah dilakukan, betul tidak?

.

Oh ya, by the way Ini ada sedikit kelanjutan cerita dari postingan di sini jg. Saya akan cerita sedikit. Setelah diumumkan melalui website resmi SNMPTN ternyata puji syukur puji Tuhan saya akhirnya dinyatakan lolos SNMPTN. Tahun ini SNMPTN itu seperti Undangan/PMDK tahun-tahun sebelumnya. Apa bedanya? cuma namanya saja lah. Kan penerimaan masuk mahasiswa baru di PTN itu bisa melalui SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri (jika ada, kembali kepada kebijakan masing-masing PTN). Sedangkan jalur tulis yang dulu cuma diganti namanya jadi SBMPTN. Masih ada yang bingung? bisa tanya lengkap ke mbah gugel ya... :)

Saya mengecek pengumuman kelulusan jam 5 lebih sedikit dari yang ditentukan. Sebenarnya sih sudah online dari jam 4an gitu, tapi ya setidaknya sambil nunggu saya main facebook dan twitteran. Iya nih, belakangan ini saya lebih aktif di twitter daripada di facebook.  
Oh ya ada teman saya yang nanya ke saya bagaimana sih tandanya kalo kita dinyatakan lulus itu. Bisa dilihat gambar diatas. Terus kalo dinyatakan tidak lulus bagaimana? Itu cuma berisi " Maaf, Anda dinyatakan tidak lulus SNMPTN 2013" dengan tulisan dan tampilannya warna merah.

Terus gimana selanjutnya? Kalau saya sih tinggal daftar ulang dan membayar UKT setelah dinyatakan lulus. Apabila teman-teman tidak dinyatakan lulus, yah jangan berkecil hati, jangan sedih. Heiii dunia belum berakhir kawan!... Seperti kata pepatah: 
" Banyak jalan menuju Roma "
Jadi sama halnya dengan banyak jalan menuju bangku kuliah. Yup, kalo gak dapet yang satu ini ya cari yang lain. hahahha *oi oi konteksnya masi sama*. Tenang bro.. kan masih ada SBMPTN dan Mandiri, tapi kalo enggak juga dapet ya terpaksa pilih Universitas Swasta/ PTS (biasanya kan ada gelombang-gelombang gitu setiap penerimaannya). Tapi PTS yang berkualitas dong. Sekarang kan banyak tuh Universitas-universitas Swasta yang gak kalah bagusnya dengan PTN, tapi ya (tetep inget) biayanya juga gak kalah bagus juga. Saran saya sih agar tidak terlalu mengeluarkan banyak biaya dan kesannya "gak terlalu memberatkan orang tua" ya lebih baik prioritaskan PTN dulu lah. Ok. Tapi intinya ntar dimana-mana kita mau dapat kuliah enggak masalah kok. Mau di PTN Top atau PTN didaerah (ini biasanya kayak saya yang milih PTN deket  tempat tinggal ) ataupun PTS mahal tapi kualitas dan fasilitasnya bagus atau juga PTS yang biasa-biasa saja. Whatever kata orang kalo ada yang ngerendahin dimana kita sekolah. Kan ujung-ujungnya kita tetep bisa menimba ilmu yang sama. Dan juga belum tentu kan kalo dapet Univ bagus kita dapet pekerjaan bagus juga, yah kembali lagi kepada kualitas diri kita juga.  :) Oke cukup semangatinnya. Lanjut....

Saya kan beberapa hari yang lalu sudah melakukan pendaftaran ulang di Unram. Tempatnya di Auditorium Abu Bakar. Nah pertama kalinya tuh saya kesana bareng temen, namanya Pande Lia. Awalnya sih saya cuma mau anterin si Pande ngumpulin berkas-berkas pendaftaran ulangnya, sebelum itu persyaratannya sesuai dengan ada di website. Tapi ternyata setelah sampai di sana itu kita pertama harus ambil formulir seperti blanko pengisian gitu di loket depan setelah memberikan kartu pendaftaran snmptn yang sudah di print terlebih dahulu. Setelah mengambil blanko pengisian tersebut kami melihat ternyata ada tambahan berkas yang perlu kami tambahkan seperti fotokopi PBB, Kartu Keluarga, Rekening Listrik, Surat keterangan bebas narkoba dan surat keterangan penghasilan orang tua. Sempat kami berdua kaget karena penambahan berkas-berkas diatas tak disebutkan dalam website pada saat itu. Kata salah satu bapak yang berjaga di loket sana mengatakan bahwa penambahan berkas-berkas itu memang baru akan dimasukkan ke dalam website. Pieee too, kalau bagi saya sih enggak masalah karena syukur Univ nya dekat tapi kan yang kasian itu pendaftar ulang yang dari Sumbawa-Bima-Nan jauh disana yang kalo kalo salah informasi.

Selang beberapa hari setelah saya kira semua berkas-berkas yang saya butuhkankan sudah terkumpul, akhirnya hari jumatnya saya pergi lagi ke sana sendiri. Karena takut hari Jumat tempatnya bisa tutup lebih awal, saya pun berangkat jam 8an pagi. Sesampainya disana saya pun langsung menuju loket pengumpulan berkas. Loket yang kita datangi ini sesuai dengan pilihan fakultas kita, dan saya tentunya di Loket Fak. Ekonomi. Disana ternyata ada ibu-ibu gendut pake kacamata yang jaga, belakangan saya ketahui dia itu ternyata pegawai TU bukannya Dosen, soalnya dia marah-marah ketemen saya hanya karna masalah sepele. Well, mungkin ibu itu sedang bad mood. Lanjut. Setelah berkas saya diperiksa sama ibu itu dan ternyata adem ayem aja (takut disemprot), saya pun pergi ke Loket Bank Mandiri. Disana saya harus membayar UKT daftar ulangnya. Setelah mendapatkan bukti kertas kedua, saya langsung menuju Gedung Fakultas Ekonomi yang letaknya terpisah dengan tempat pendaftaran ulang untuk membayar biaya IOMA khusus Fak.Ekonomi. Yah agak canggung sih sedikit waktu di Kampus (ceileh sekarang bilang kampus oi) bayar IOMA itu soalnya banyak seniornya. Setelah selesai ngurus itu, saya pun langsung ba bi bu caw pulang ke rumah.  Loh loh loh... Daftar Ospeknya kapan? Sudah kemaren bareng si Pande.

Okeh. By the way beberapa hari yang lalu saya diinfokan via Twitter kalo saya itu termasuk peringkat 10 besar nilai UN tertinggi di NTB. Walaupun dalam pelaksanaannya UN tahun ini carut marut, tapi saya akui kinerja para panitia UN nya saya kasi 2 jempol. Kenapa? Karena menurut saya soal-soal tahun ini lebih berbobot (lebih susah dan materinya lebih mendalam) dan dalam pengkoreksiannya lebih akurat. Buktinya gak ada kesalahan LJK seperti tahun-tahun sebelumnya. Kalo tahun lalu yang dapet nilai tertinggi bisa aja dapet bocoran jawaban, tapi kalo sekarang sepertinya tidak. Contohnya saja kami yang mendapatkan peringkat UN tertinggi ada 4 orang dari kelas kita IPS Vindico (and we proud of this), dan keempat-empatnya itu memang pintar dan mendapat ranking 5 besar juga di kelasnya. Seperti biasanya Gayatri selalu dapet ranking 1 dikelas, Mega ranking 2, Mia ranking 3 dan Wulan ranking 4.

Tapi walaupun begitu, ini hadiahnya belum dapet uy. Katanya ntar kita dipanggil kegubernuran. Tapi buktinya mana? Kok lama sekali ya. Masa cuma di umumin peringkatnya aja tanpa diberikan hadiah. Semoga aja gak di php in sih sama pemerintah khususnya dikpora provinsi (padahal tetangga sebelahan sama Smansa). Ayolah NTB hargai usaha kami para calon bibit-bibit penerus bangsa...

Ini saya capture berita nya by @vindico_ di twitter

Regards
- W -

Comments