Skip to main content

Featured

Asyiknya Liburan se-Keluarga di Kura-Kura Waterpark Disc.10% via App My Blue Bird

Hayoo.. biasanya apa yang kalian lakukan dikala hari Minggu bersama si kecil dan keluarga??? Kepantai ? Ah lama-lama udah bosen ke alam atau pantai-pantai mulu terus deh secara Lombok mah gak abis-abis pantainya. Hihihi.. 
Nah kalo gitu sini coba aku saranin deh untuk kunjungi salah satu objek wisata asyik buat keluarga di pusat Kota Mataram. Objek wisata ini keren banget, banyak sekali fasilitas yang berada di 1 tempat. Buat yang belum pernah kenal namanya "Kura-kura Waterpark dan Kids Fun House". Buat orang-orang yang sudah kenal namanya biasa menyebutnya dengan "Kura-Kura" saja.
Baca juga : Yuk Intip Asyiknya Liburan Gubernur NTB Zainul Majdi Sekeluarga ke Lombok Elephant Park
Kura-Kura Waterpark - Family Entertainment
“Kura-Kura”, sebuah wahana waterpark dan tempat bermain serta bersantai untuk keluarga. Buat kalian yang berlibur dengan keluarga berikut buah hati, tempat ini bisa dijadikan list kunjunganmu ketika ke Lombok karna termasuk ramah kantong untuk meni…

Tugas Strategi Pemasaran - Lingkungan Pemasaran Toko Rahayu Karang Jasi


BIODATA UNIT USAHA BISNIS

1.                     Nama Toko                    : Toko Rahayu
2.                     Nama Pemilik/Informan : I Komang Yudiksa
3.                     Jenis Kelamin                 : Laki-Laki
4.                     Umur                              : 42 tahun
5.                     Pendidikan                     : SMA
6.                     Jenis Usaha                    : Usaha Mandiri Kecil Menengah
7.                     Nama/ Jenis Produk       : Pakaian dan Perlengkapan Upacara Adat
8.                     Adat Bali Alamat Toko: Jalan Ismail Marzuki, Karang Jasi - Mataram
9.                     Status Tempat Usaha     : Menyewa
10.                 Lama Usaha Berjalan     :  3 tahunan 


LINGKUNGAN PEMASARAN
A.       LINGKUNGAN EKSTERNAL
1)       Lingkungan Makro
·         Pengaruh Ekonomi
Dengan fenomena harga dolar yang beberapa belakangan ini cukup menguat, sedangkan rupiah melemah maka dari itu otomatis rata-rata semua harga barang konsumsi ikut naik begitu pula dengan harga beli pokok kain-kain kebaya dan juga kenaikan dalam ongkos pengiriman barang dari Bali ke Lombok. Tetapi tampaknya hal itu menyebabkan tidak terlalu terasa dampak langsung dari imbasnya naiknya nilai dolar, hanya ada perubahan harga pokok sebesar 1-5 % saja.
Maka dari itu sebagai antisipasi dengan perubahan harga barang pokok yang bisa sewaktu-waktu bisa naik lagi, Ibu Nyoman sepertinya mencoba membuat peluang dari hal tersebut dengan menaikan harga jual barang terlebih dahulu sebagai antisipasi apabila harga barang pokok naik terus sehingga usahanya tidak merugi dan profit yang didapatkan lebih besar.
Sepertinya menurut saya dengan banyak toko-toko menaikan harga itu hanya spekulasi oleh dagang agar mendapatkan profit lebih banyak melihat kondisi ekonomi yang lagi melemah padahal sebenarnya hal itu tidak terlalu berdampak ke usaha mereka. #HanyaOpiniSaya
Sedangkan dalam penetapan harga barang di toko Rahayu ditentukan oleh tawar menawar pasar dan disesuaikan dengan pendapatan masyarakat sendiri. Dalam hal ini bisa dikatakan sebagai peluang tetapi juga bisa menjadi ancaman. Yang dimana menjadi peluang ketika banyak konsumen berbelanja di awal bulan yang notabene banyak dari mereka yang baru mendapatkan gaji bulanan mereka sehingga mereka lebih banyak berbelanja kain dan keperluan lainnya di Toko, tetapi bisa menjadi ancaman ketika di akhir bulan terkadang toko sepi pengunjung yang dikarenakan pendapatan dari masyarakat sudah sedikit sehingga mereka kadang enggan untuk membeli barang-barang keluaran baru ditoko dan menunggu membelinya lagi di awal bulan kemudian.

·         Pengaruh Sosial dan Budaya
Toko Rahayu yang tokonya berada di Karang Jasi ini menyediakan bermacam-macam model kain-kain kebaya terbaru dan pakaian adat sehingga apabila ada orang yang tertarik dengan kebaya bisa berkunjung ke Tokonya. Biasanya notabene Masyarakat Hindu banyak memiliki acara-acara persembahyangan dan Upacara-upacara adat lainnya. Dan kini masyarakat Hindu yang berada di Lombok semakin banyak dan juga karena daerah Karang Jasi terkenal dengan pusat pembelajaan perlengkapan untuk orang Bali, maka dari itu dalam hal ini bisa dikatakan sebagai peluang tetapi juga bisa menjadi ancaman.
Yang dimana bisa terjadi peluang ketika banyak masyarakat Hindu yang ada di Lombok mengadakan Upacara-Upacara sehingga banyak juga ada pesanan kebutuhan keperluan upacara adat di tokonya karena dimana lagi mereka bisa membeli keperluan khusus sembahyang kalo tidak di Tokonya. Tidak mungkin dong pembeli cari perlengkapan upacara tapi belinya di Epicentrum, sudah pasti tidak ada yang menjualnya disana.
Tetapi tenyata hal itu bisa menjadi ancaman ketika ternyata di daerah Karang Jasi kini semakin banyak pesaing pedagang lainnya yang membuka dagangannya serupa dengan milik Ibu Nyoman, sehingga menyebabkan bisa saja terjadi peralihan pelanggan-pelanggannya pindah ke hati lain alias pembeli tidak berbelanja ditoko Ibu Nyoman lagi sehingga profit menurun.
Tetapi selain itu di segi lainnya ada juga peluang lainnya yaitu yang dimana peluang itu terjadi ketika barang seperti motif kain yang di tawarkan masih baru dan trend, otomatis banyak yang laku sehingga Ibu Nyoman terkadang menawarkan dengan harga yang lumayan tinggi sehingga besar kemungkinan mendapatkan profit lebih besar.
Namun seiring waktu barang harga barang tersebut akan mulai menurun disebabkan karena adanya barang baru dan barang yang akan ngetrend lagi di pasaran. Maka dari itu barang yang tidak lagi trend dan tidak laku bisa menjadi ancaman bagi Toko Rahayu

·         Pengaruh Politik dan Hukum
Dalam pengaruh Hukumnya sebelum perecanaan pembukaan usaha Ibu Nyoman ini sudah terlebih dahulu mengurus beberapa surat dan izin dari pihak pemilik toko, pemerintah dan lingkungan sekitar agar Toko Rahayu diberi keamanan dan perizinan membuka usaha. Selain itu kalau dalam segi politiknya dagangan Ibu Nyoman ini sering digunakan sebagai perlengkapan alat-alat upacara di Pura-Pura besar di Lombok sehingga ini membuka peluang kerjasama antara Toko Anindya Sari sebagai pendukung perlengkapan upacara dengan Pura-Pura Besar yang ada di Lombok dan kini sampai Pura di Sumbawa ketika Hari Raya Hindu Besar berlangsung. Dan bahkan terkadang apabila banyak Ibu-ibu pejabat yang ingin membuat kebaya untuk suatu acara kantor sering kerjasama dengan Toko Anindya Sari untuk memesankan kain kebaya yang sama dalam jumlah banyak untuk suatu acara.
·         Pengaruh Fisik
Status tempat yang dijadikan Toko Aninsda Sari ini adalah hasil sewaan toko pertahunnya. Karena konsep dagangannya ini seperti toko, tidak seperti dipasar tradisional walaupun dalam system penjualannya masih menggunakan sistem tawar menawar barang tapi dalam penataan fisik toko dan kondisinya lebih baik, bersih dan rapi daripada dagangan serupa yang berada di Pasar Cakra. Ini merupakan peluang karena kini konsumen lebih memilih kenyamanan dalam pembeliannya, mereka lebih banyak memilih berbelanja ke Toko Anindya Sari di Karang Jasi selain karena akses jangkau nya mudah tetapi juga karena letaknya sangat strategis ketimbang berbelanja di Pasar Cakra karena disana katanya sumpek, agak kumuh sehingga kurang nyaman konsumen dalam berbelanja.
Tetapi tenyata di sisi lain bisa menyebabkan ancaman dikarenakan harga sewa toko yang semakin tahun semakin tinggi sehingga Ibu Nyoman pintar-pinta memikirkan banyak cara sehingga jualannya bisa laku dan bisa membayar sewaan toko hingga beberapa tahun kemudian lagi.
·         Pengaruh Teknologi
Melihat pengaruh teknologi dan akses informasi yang semakin cepat dan modern kini Ibu Nyoman berusaha melihat adanya peluang yaitu dengan menjual dagangannya melalui internet alias online shop yang bisa melalui BBM, Line ataupun media social lainnya. Dengan system online shop setiap harinya dapat menambah penjualan daripada barang-barang baru karena bisa di update langsung bila ada motif kain kebaya yang baru. Tetapi tenyata hal itu bisa menjadi ancaman ketika ternyata bermasalah dalam hal pengiriman biaya ongkosnya terkadang bisa menjadi masalah karena untuk menjalankan dagangan dengan sistem online shop itu butuh kepercayaan yang tinggi yang tidak semua orang bakalan bisa dipercaya, bisa saja pembelinya terkadang hanya nanya-nanya mau itu ini tetapi setelah dipaketkan ternyata pembeli belum mentransfer biayanya dan lain sebagainya.

2)       Lingkungan Mikro
·         Pesaing
Kini Pesaing terhadap Toko Anindya Sari ternyata mulai banyak di Karang Jasi. Dalam hal ini bisa menyebabkan ternjadinya baik peluang maupun ancaman. Bisa dijadikan peluang ketika pesaingnya itu dianggap teman positif yang bisa sama-sama memajukan usaha dibidang yang serupa. Maksudnya apabila toko Ibu Nyoman mempunyai motif kain yang lama, sedangkan toko pesaingnya sudah mempunyai motif kain model terbaru itu menyebabkan Ibu Nyoman pun berlomba-lomba memasok barang varian motif terbaru dan bervariasi mereka, sehingga keadaan toko menjadi semakin maju dengan adanya pesaing tersebut. Tetapi tenyata hal itu bisa menjadi ancaman ketika ternyata di daerah Karang Jasi kini semakin banyak pesaing pedagang lainnya yang membuka dagangannya serupa dengan milik Ibu Nyoman, sehingga menyebabkan bisa saja terjadi peralihan pelanggan-pelanggannya pindah ke hati lain dan memilih barang murah ditoko lain yang bisa menyebabkan pembeli tidak berbelanja ditoko Ibu Nyoman lagi sehingga profit menurun.
·         Distributor
Dimana salah satu alat penyaluran di Toko Anindya Sari ini via konsumen langsung, biasanya pembeli yang langsung mendatangi Toko untuk membeli barang kebutuhan mereka, selain itu terkadang Ibu Nyoman juga sering menggunakan distributor salah satunya yaitu menitipkan barang kepada reseller atau penjual tangan kedua/pengecer dimana hal itu berpeluang agar barang jualannya cepat terjual dan laku. Tetapi para reseller itu juga terkadang bisa menjadi ancaman karena mereka membawa barangnya terlebih dahulu setelah laku baru ditranfer uangnya karena pernah kejadian reseller itu membohongi Ibu Nyoman dan membawa kabur barang jualannya entah kemana, semenjak itu tidak banyak reseller yang dapat dipercaya oleh Ibu Nyoman.
·         Supplier
Supplier Toko Anindya Sari mayoritas berasal dari Bali sehingga menyebabkan barang-barang tersebut harus dikirim. Dalam hal ini dimana bisa menjadikan peluang bagi Ibu Nyoman sehingga ongkos pengiriman barang dari Bali ke Lombok lebih murah daripada harus jika Ibu Nyoman pergi beli barang ke Bali langsung dan bisa mengeluarkan biaya yang tidak sedikit setelah dihitung-hitung. Tetapi hal tersebut bisa menjadi ancaman karena dalam pengiriman tersebut terkadang ada barang kain-kain yang cacat dan rusak disebabkan pengiriman tersebut oleh suppliernya dari Bali sehingga terkadang lebih senang Ibu Nyoman memilih langsung kain-kain model terbaru yang ada di Bali apabila ada pendapatan lebih/pesanan khusus.
·         Konsumen
Toko Anindya Sari menyediakan bermacam-macam model kain-kain kebaya dan pakaian adat sehingga yang menjadi calon utama pembelinya yaitu  masyarakat Hindu yang ada diLombok. Hal ini menjadi bisa menjadi peluang karena kini masyarakat Hindu yang berada di Lombok semakin banyak, selain itu tidak hanya dari Lombok saja tapi bahkan dari Sumbawa pun mereka rela nyeberang pulau untuk membeli kebutuhan perlengkapan upacara karena untuk didaerah Sumbawa sendiri belum ada yang jual. Mereka berpikir daripada harus membelinya langsung ke Bali, lebih baik mereka membelinya di Lombok sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi semakin sedikit.
Tetapi terkadang konsumen ini sendiri menjadi sebuah ancaman karena system penetapan harga di Toko Aninsya Sari ini berdasarkan tawar menawar antar penjual dengan konsumen, sehingga terkadang Ibu Nyoman harus memgeluarkan tenaga yang tidak sedikit untuk meladeni setiap tawar menawar harga barangnya.


B.        LINGKUNGAN INTERNAL
Lingkungan Internal
        Di Toko Rahayu dahulu mempunyai 1 orang pegawai dan kini berkembang menjadi 3 pegawai. Dalam hal ini hal tersebut bisa menjadi kekuatan ataupun menjadi kelemahan bagi Toko Anindya Sari. Menurut Ibu Nyoman, yang bisa menjadi kekuatannya bahwa dengan bertambahnya pegawai maka bantuan untuk melayani pembeli menjadi semakin banyak, sehingga yang dulu ada pembeli yang tak sempat keurus karena pegawai itu melayani pembeli lain maka hal tersebut tidak akan terjadi lagi. Semua pembeli bisa lebih cepat dilayani oleh pegawainya sekarang. Selain itu dengan bertambahnya pegawai di Tokonya, tugas yang diemban oleh yang dulunya satu pegawai kini bisa bagi-bagi tugas sehingga lebih ringan dan lebih mudah terkoordinir, kata Ibu Nyoman. Ada yang tugasnya untuk melayani pembeli ditoko, ada tugasnya untuk memasarkan dan menagih tagihan-tagihan, dan mengecek persediaan stok barang-barang di Toko. Kalau Ibu Nyoman sebagai pemilik usaha menjabat langsung sekaligus mengurusi pengelolaan keuangan baik pemasukan, pengeluaran dan sebagainya.

Tetapi ada sisi lain dimana terkadang bisa menjadi kelemahan, karena sering adanya gonta-ganti pegawai dikarenakan pegawainya itu menikah lah, pagawai yang kabur karena bermasalah atau berhenti bekerja. Dalam hal ini bisa menyebabkan Ibu Nyoman mencari pegawai baru dan melatihnya lagi dari awal, sedangkan misalnya tokonya sedang sibuk banyak pembeli. Selain itu kelemahannya, ada terkadang pagawai baru yang bersikap kurang ramah dan kurang mengerti tentang barang-barang apa yang dijual disana. 

Comments