Skip to main content

Featured

Yuk, Dukung Germas Hidup Sehat ! Sehat itu Murah, Sakit itu Mahal

Waduh, menurutku tidak ada kata terlambat untuk hidup lebih sehat dan teratur. Kalau kemarin-kemarin kita menjalani hidup tidak sehat, maka sekarang saatnya kita mulai mengubah gaya dan pola hidup lebih sehat.
Ya,   "Gaya dan Pola Hidup Sehat"
Kalimat ini sangat sederhana untuk didengar, tapi kebiasaan inilah yang sering masyarakat Indonesia termasuk aku sendiri masih sulit untuk dilakukan. Buktinya ya masih saja kita sering mengkonsumsi junk food atau gorengan dan sebagainya. Hehehe...
Memang, kenapa sih kita harus ubah pola gaya hidup kita lebih sehat ??

Hmm... kalau kita sehat ya kita bisa terbebas dari berbagai macam penyakit. Aku yakin pasti kalian gak suka kan kalo setiap hari mesti minum obat pahit plus dikasi suntikan ke kulit gitu kalo lagi sakit. Iiiiiyy serem banget kedengerannya....










Sering dengar kalimat " Mencegah lebih baik daripada Mengobati " gak?

Tentu saja kalo sakit pasti harus di obati. Jaman sekarang biaya obat dan biaya rumah sakit lumayan mah…

Tugas APLIKOM I : Latihan 1 - 4


BAB I
GLOBALISASI EKONOMI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

1.1.       Pendahuluan


Dunia saat ini telah dilanda globalisasi yang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan suatu bangsa, dari negara maju hingga negara yang berkembang. Tanpa terasa dampak dari kemajuan teknologi khususnya teknologi informasi dan komunikasi telah menyebabkan apa yang disebut Kenichi Ohmae sebagai dunia tanpa batas (borderless world), dimana jarak dan waktu semakin semakin nisbi.
Globalisasi ekonomi pada dasar berawal dari adanya globalisasi investasi, dimana para pelaku bisnis dapat memperoleh dana tidak saja dari lembanga-lembaga keuangan domestic namun sudah mampu menjangkau pada level internasional yang kemudian diinvestasikan pula dalam bentuk perusahaan-perusahaan multinasional yang bertebaran di manca negara. Globalisasi investasi tersebut kemudia berdampak pada adanya globalisasi produksi, artinya perusahaan-perusahaan multinasional melakukan kegiatan produksi yang didasarkan atas prinsip-prinsip efisien sehingga suatu unit usaha global dalam rangka  berproduksi memanfaatkan berbagai input produksi yang didapatkan dari berbagai negara. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan pasar yang juga semakin mengglobal (globalisasi konsumsi). Globalisasi konsumsi menuntut produk-produk yang memiliki reputasi tinggi dalam kualitas, harga yang semakin murah, pelayanan purna jual dan persyaratan lain seperti adanya sertifikasi ISO seri 9000 dan ISO seri 14.000.

Terbentuknya organisasi perdagangan dunia (WTO ) dengan GATT-nya telah menunjukan betapa aktivitas perdagangan telah menjadi perhatian tidak saja bagi negara-negara maju, namun sudah menjadi perhatian bagi semua negara. Seiring denga upaya untuk menghadirkan skema liberalisasi perdagangan,pada sisi yang lain aktivitas perdagangan regional dan global talah meyababkan terciptanya blok-blok perdagangan seperti NAFTA, AFTA, APEC, dan pasar bersama Eropa. Dengan demikian para pelaku bisnis diruntut untuk mampu menghadirkan produk atau jasa dengan kualitas ekspor melalui upaya-upaya efisiensi produk, diversifikasi usaha, pembenahan manajemen dan berbagai strategi manajemen agar perusahaan mampu memiliki keunggulan erasing di pasar.

1.2.       Dampak Teknologi Informasi Dalam Aktivitas Bisnis

Era globalisasi dalam decade 90-an telah mempengaruhi ekonomi hapir semua negara. Revolusi teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong kemajuan dalam teknologi produk dan proses, semakin pendeknya siklus hidup produk serta terbentuknya masyarakat informasi. Tanpa perlu diragukan lagi derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi menyebabkan kompetisi menjadi semakin ketat secara umum perkembangan teknologi telah dan terus akan membawa dampak terhadap struktur, prose, aktivitas, dan bisnis antara lain:
1.         Otomatisasi (Automation)
Dampak awal dari adanya teknologi adalah terjadinya terjadinya berbagai proses otomatisasi proses pekerjaan. Dalam hal ini peran computer telah dirasakan banyak membantu proses pekerjaan. Banyak peran manusia telah digantikan oleh computer dengan harapan akan terjadi suatu proses produksi yang cepat, tepat dan efisien. Teknologi computer telah membawa perubahan besar dalam proses produksi/industry seperti:
§  System produksi yang fleksibel (flexible manufacturing system)
§  System manufaktur yang terintegrasi (computer integrated manufacturing)
2.         Disintermidasi (Disintermediary)
Disintermediasi merupakan suatu proses untuk meniadakan proses antara dalam aktivitas bisnis. Contoh nyata adalah:
§  Semakin menjamurnya mesin ATM yang dalam banyak hal telah mempercapat transaksi antara nasabah bank dengan bank tanpa mesin melalui kasir/teller sebagai perantara.
§  Computerized accounting system dapat menghindari atau meniadakan aktivitas akuntansi yang bersifat manual.
§  Dalam kontek organisasi bisnis peran dan decision report system telah meniadakan peran-peran perantara komunikasi antara manajemen tingkat atas terhadap manajemen tingkat menengah dan operasional.
3.         Integrasi (integration)
teknologi informasi dan juga dukungan perkembangan pesat teknologi komunikasi telah meyebabkan terjadinya integrasi fungsi-fungsi bisnis dari input, proses hingga output. Integrasi tidak hanya terjadi dala suatu entitas bisnis, namun juga terjadi pada beberapa entitas dan aktivitas bisnis. Adanya jaringan computer (computer network) seperti local area network (LAN), wide area network (WAN), internet, intranet, teleconference merupakan bukti semakin terintegrasi aktivitas bisnis sehingga akan mempercepat proses/operasi bisnis.
Pengaruh ketiga change driver tersebut berakibat pada keharusan dunia usaha unutk melakukan perubahan visi, misi, dan stratgi perusahaan yang dilandasi oleh perubahan pada kultur, struktur, dan system organisasi perusahaan sebagai bentuk/implikasi aplikasi perusahaan terhadap perubahan pasar (lingkungan bisnis).
Computer dalam berbagai skala dan ukuran telah banyak mempercepat kativitas bisnis, sshingga perannya dalam kegiatan bisnis begitu sulit dipisahkan. Peran computer dari hanya sekedar alat untuk menghitung (calculator), membuat lembar kerja keuangan (spreadsheet) hingga system kantor otomatis (office automation system). Hingga dalam wujudnya memberi dukungan pengambilan keputusan (decision report system). Tentu aktivitas, efisiensi, dan produktivitas kerja menyebabkan peran computer menjadi sangat vital.
Beberapa paket perangkat luak telah banyak digunakan dalam aktivitas bisnis dalam skala computer pribadi (personal computer) antara lain paket program pengolah kata (word processor), pengolah angka (spreadsheet), basis data (database), dan lain-lain hingga munculnya paket program terpadu seperti Microsoft office, lotus suite dan perfect office.

1.3.       Pengartian bisnis

Dalam kehidupan sehari-hari kita talah biasa mendengar istilah bisnis (bussines), bahkan islilah bisnis menjadi istilah yang tidak dapat dipisah-pisahkan dalah kehidupan sehari-hari. Lalu apa yang dimaksud dengan bisnis?
Dalam buku yang berjudul Bussines, Ricky W. Griffin dan Ronald J. Elbert mendefinisikan bahwa bisnis adalah semua kegiatan yang dilakukan suatu organisasi dala rangka mendapatkan keuntungan dengan menawarkan barang dan jasa. Ruang lingkup kegiatan bisnis dapat digambarkan sebagai berikut:
 (Maaf tidak bisa ditampilkan bagan ini)

1.4.       Analisis Bisnis Terpadu Bisnis

Bisnis sebagai suatu aktivitas yang memiliki perspektif yang sangat luas dari input, proses , hingga output tanpa diragukan lagi memerlukan dukungan alat bantu computer dalam hal ini dukungan perangkat lunak.
Berikut ini adalah kegiatan/aktivitas bisnis yang dapat diselesaikan dengan bantuan perangkat computer:

No.
Aktivitas Bisnis
Fungsi
1.
Manajemen Personalia
Peran manajemen personalia dalam menunjang terciptanya suatu system organisasi bisnis yang efektif dan efisien melalui program exel baik dalam penggajian, pencarian dan pengelolaan data ketenaga kerjaan.
2.
Akuntansi
Proses akuntansi merupakan proses penting dalam setiap entitas bisnis untuk menghasilkan berbagai bentuk laporan keuangan dan berbagai keputusan bisnis lainnya.
3.
Peramalan Bisnis
Derasnya arus laju informasi menyebabkan terjadinya perubahan yang semakin cepat disertai dengan adanya factor ketidakpastian (uncertainty) yang semakin tinggi. dengan demikian pengambilan keputusan dituntut unutk mampu melakukan estimasi atau peramalan bisnis.
4.
Pengukuran Kinerja
Analisis ratio keuangan merupakan alat bisnis yang banyak digunakan dalam penilaian kinerja organisasi bisnis, baik oleh para manajer kreditur, analisis investasi, dan keuangan
5.
Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan merupakan salah satu fungsi keberhasilan suatu unit binis
6.
Analisis Investasi
Membahas aktivitas investasi pada financial asset atau sekuritas.
7.
Pesoalan Transportasi
Persoalan transportasi merupakan salah satu bidang kajian Operation Research. Hal ini merupakan kasus khusus dari permasalahan linier programming yang berkaitan dengan masalah pendistribusian suatu komoditas




                           

Comments