Skip to main content

Featured

Yuk, Dukung Germas Hidup Sehat ! Sehat itu Murah, Sakit itu Mahal

Waduh, menurutku tidak ada kata terlambat untuk hidup lebih sehat dan teratur. Kalau kemarin-kemarin kita menjalani hidup tidak sehat, maka sekarang saatnya kita mulai mengubah gaya dan pola hidup lebih sehat.
Ya,   "Gaya dan Pola Hidup Sehat"
Kalimat ini sangat sederhana untuk didengar, tapi kebiasaan inilah yang sering masyarakat Indonesia termasuk aku sendiri masih sulit untuk dilakukan. Buktinya ya masih saja kita sering mengkonsumsi junk food atau gorengan dan sebagainya. Hehehe...
Memang, kenapa sih kita harus ubah pola gaya hidup kita lebih sehat ??

Hmm... kalau kita sehat ya kita bisa terbebas dari berbagai macam penyakit. Aku yakin pasti kalian gak suka kan kalo setiap hari mesti minum obat pahit plus dikasi suntikan ke kulit gitu kalo lagi sakit. Iiiiiyy serem banget kedengerannya....










Sering dengar kalimat " Mencegah lebih baik daripada Mengobati " gak?

Tentu saja kalo sakit pasti harus di obati. Jaman sekarang biaya obat dan biaya rumah sakit lumayan mah…

Short Trip Again with #BatuHijauBootcamp : Dari Timur ke Barat Part 1

Hi this year, 2016.. I was very lucky to being part of Batu Hijau Bootcamp Family. - Sri Wulandari, 21 tahun
Komunitas Batu Hijau Bootcamp dari Batch 1 - 5 Gathering di Jakarta (26/8/2016)
11 Agustus 2016
Saking senengnya luar biasa aku dapat pesan wa di grup tentang kegiatan batu hijau berbagi inspirasi ke Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta kali ini pada tanggal 23 - 27 Agustus 2016, it's mean that aku bisa dan pertama kalinya menjejakkan kaki ku di tanah Jawa. 

Well, beberapa bulan yang lalu walaupun aku sudah pernah berlabuh di Bandara Surabaya dan Jakarta, tapi itu hanya transit saja. Belum pernah sama sekali dalam 21 tahun hidupku ini pergi ke Jawa. Ada kesenangan tersendiri loh. Bayangin aja aku naik pesawat untuk pertama kalinya dalam seumur hidupku pada tahun 21 tahun tepatnya bulan April lalu saat diajak Newmont ke daerah Buyat, Manado di Sulawesi Utara. Bayangkan!!! I am very terharu banget sumpah! Berterima kasih sama PT Newmont Nusa Tenggara sudah mengakomodasi full aku dalam pada saat ke Sumbawa, Manado dan kali ini ke Jawa! SUPER EXCITED BANGET!

20 Agustus 2016
Di malam harinya aku menuju kepelabuhan Lombok karena aku bersama adikku mesti pulang ke Bali ada acara Kematian Nenekku. Istilahnya dalam bahasa Bali itu Upacara Ngaben, pasti semua tidak asing mendengar kata ini.

22 Agustus 2016 
Subuhnya aku sudah ada di Lombok lagi. Iaa super dingin banget cuacanya di luar karena gilak aja aku sendiri bawa motor jam 4 pagi dari Lembar ke rumah. Aku mesti balik hari itu juga karena Senin ini aku mesti ngurus KRS kuliah aku. Tapi horriblenya sebuah accident terjadi di siang hari. Aku dibawa ke UGD, kenapa? Alergi aku tiba2 kambuh, dan alergi ini yang paling hebat efeknya sampe buat aku sesak nafas lalu muka dan mataku sudah bengkak gak bisa melihat gitu. Akhirnya aku di opname di RS Risa Klinik, kata Dokternya aku keracunan makanan, entahlah apa gara2 alergi makan ayam ato obat CTM yang aku mnum tadi pagi juga. 

Gara-gara abis masuk UGD aku mesti di opname 2 hari di Rumah Sakit Risa
23 Agustus 2016
Karena aku mesti diopname di RS jadi aku waswas karena sehausnya bsok aku mesti berangkat ke Jawa, gak mungkin dong dibatalkan, dan komitmen aku yaitu mesti sembuh dan baikan sehingga hari ini aku bisa keluar dari Rumah sakit. Iya aku agak takut dan lemes karna lagi2 untuk pertama kalinya aku di opname dan di suntik infus tanganku selama 21 tahun ini! 

Pesan wa, dan line dari teman2 kuliahku dan bootcampers pun menyemangati aku agar aku lekas sembuh. Bahkan aku ingat Pak Khun pun memberikan aku kata2 motivasi untuk sembuh dan bisa bergabung di Yogya nanti. Sungguh benar kata Pak Khun, semangat mengalahkan sakit. Dan aku percaya itu!

Akhirnya dimalam harinya aku pun bisa keluar dari RS, ya sebenarnya aku mesti pulang keesokan harinya, tapi berkat aku dan bantuan Mama yang ngotot akhirnya aku diijinkan pulang tapi diingatkan sama dokter aku mesti jaga makanan aku dan kondisi aku jangan terlalu capek karena baru sembuh dari sakit.

Pulang dari Rumah Sakit aku pun langsung tidur, ya karna jam sudah menunjukan waktu 10 malam. Tangan sehabis diinfus dan badanku yang masih lemas tak memungkinkan ku untuk packing baju baju buat bsok, sehingga akupun lebih baik langsung tidur dulu karena bsok hari mesti bangun subuh jam 4.

24 Agustus 2016
Paginya aku bangun jam 4 pagi, badan dan tangan ku yang tadi malam membeku gak bisa digerakan sehabis diinfuspun sudah normal kembali. Setelah packing pakaian dan mandi, aku sarapan sebentar agar ada tenaga dan kemudian jam 6 pun aku menuju ke Hotel Grand Lombok diantar oleh kedua orang tuaku. Disana aku bertemu dengan Pak Ari, Pak Yoyok (dari Newmont), Mbak Afra dari Edelman Indonesia, Mas Aan Kak Subhan Ikhsan dan Mbak Azmi (dari Bootcampers Lombok dan Sumbawa), Mbak Ita dari Brilio.Net dan Mas Gerry dari Hipwee.  Kemudian di jam 7 nya kami langsung menuju ke Bandara Internasional Lombok menuju ke Surabaya

Bootcampers dari Lombok dan Sumbawa bersama Pak Ari (Newmont) di BIL menuju ke Surabaya
 Pemandangan dari atas Pulau Lombok ketika take off, semoga perjalanan kita lancar sampai tujuan. AMIN
TOUCHDOWN IN SURABAYA

HAPPY SAFE FLIGHT aku bareng rombongan tiba di Bandara Juanda, Surabaya. Walaupun agak ngerasa jetlag dikit tapi kami langsung saja briefing sebentar di Hotel, bertemu dengan si Rahel dan Shouma dari bootcampers Surabaya kemudian kami langsung menuju ke Lokasi. 

Kesan pertama ketika tiba di Surabaya ?

Panassss poelll rekkk. Panasnya masih mendingan di Lombok. Mungkin karena Surabaya itu banyak terdapat industri-industri perusahaan besar ya dan perumahan elit kayak istana rek. Syukurnya adem banget ketika kami didalam mobil van karena ada ACnya hihihi...

 Selamat Datang di Kampung Nelayan, Pantai Kenjeran - Surabaya


Kegiatan sosial pertamaku berlangsung di yang diisi dengan sesi sharing inspirasi, berbagi pengetahuan dan megedukasi anak anak nelayan untuk mengelola sampah yang ramah lingkungan di Kampung Nelayan Desa Kenjeran bekerja sama dengan Yayasan Tunas Hijau Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan permainan kuis tentang sampah yang seru dan menarik. 

Kenalkan namaku Wulan, kami siap berbagi cerita dan mengajak bermain anak-anak kampung nelayan di Kenjeran
Kami sedang berkenalan dengan anak2 nelayan Pantai Kenjeran dengan menggunakan boneka
 Konsep sharing kami pada waktu itu adalah pengenalan masalah sampah kepada anak-anak dan dikemas dengan berbagai tahapan metode mulai dari penjelasan tentang sampah dengan konsep mendongeng, kuis menguji otak hingga games yang menyenangkan sehingga anak-anak akan merasa bahagia dan tentunya mendapatkan pengetahu. Mengingat permasalahan sampah masih jadi masalah terbesar yang dihadapi oleh masyarakat termasuk mereka yang tinggal di daerah pesisir pantai.

Kakak Rachel sedang menjelaskan tentang macam-macam tipe sampah kepada adik-adik disana
Melalui kegiatan Timur ke Barat yang diadakan Batu Hijau Bootcamp dan dukungan dari Yayasan Tunas Hijau, kami berkesempatan untuk berbagi inspirasi dengan adik-adik di tempat ini dengan cara yang menyenangkan. Tentunya tujuan kami yaitu dapat membuat mereka bisa lebih paham tentang bagaimana pengelolaan sampah dan tentunya menjadi energi positif bagi anak-anak yang tinggal di tepi pinggiran pantai Kenjeran - Surabaya.
 
Well, #FYI Yayasan Tunas Hijau ini merupakan sebuah organisasi lingkungan hidup nirlaba atau LSM yang bertempat di Kota Surabaya. Moto LSM ini adalah "Kids and young people do actions for a better earth”. Tentu saja LSM ini telah mendapatkan berbagai penghargaan, Surabaya Academy Award 2004 dalam bidang lingkungan hidup, penghargaan dari Wali Kota Surabaya pada 2003, serta Miranda Environmental Award dari Millennium Kids Australia, yang diserahkan di Perth, Australia.

Tiba saatnya di akhir kegiatan, kita menyumbangkan sejumlah keranjang pengomposan takakura dan sebuah mini container sampah. Yang dimana serah terima bantuan dari PT Newmont Nusa Tenggara kepada Yayasan Tunas Hijau diwakili oleh Pak Ari (Newmont) dan Rahel (Perwakilan Komunitas Batu Hijau).

Kami pun juga menerima hadiah berupa jam handmade yg terbuat dari kerang sebagai kenang-kenangan atas kunjungan kami dari Mas Ahmad, pemuda Kampung Kejawan yang juga merupakan salah satu penggagas gerakan peduli lingkungan di kawasan pesisir Pantai Kenjeran
(Foto bersama) Berbagi Inspirasi bersama Yayasan Tunas di Hijau Kampung Nelayan, Pantai Kenjeran, Surabaya
#BatuHijauBootcamp di depan Kampung Nelayan Kejawan Lor dgn cenderamata terbuat dari kerang pemberian pemuda sekitar. Bagus banget loh cinderamatanya karena handmade gitu.
Akhirnya setelah kami selesai kegiatan di Kampung Nelayan Kenjeran, kami kemudian menuju ke Hotel untuk beristirahat. By the way, penginapan yang kami tempati ini namanya  Core Hotel Bonnet.
Core Hotel Bonnet ini berlokasi di daerah Manyar, Surabaya.

Selfieee all the timee sama mbak Azmi :3



25 Agustus 2016
Keesokan harinya aku bersama rombongan menuju ke lokasi selanjutnya yaitu Kota Yogyakarta. Dan kali ini yang buat aku excited lagi yaitu pengalaman baru aku naik kereta lagi, naik kereta eksekutif malahan loh menunju ke Yogyakarta. Hohoho.. Rasanya kayak naik pesawat kok, syuuutttt gitu gak banyak goncangan, agak sdikit bising tapi tetap nyaman kok karena kita di gerbong eksekutif.

Berangkat menuju Yogyakarta di Stasiun
Naik keretaa apii tut.. tut... tut... Hohoho untuk pertama kalinya naik kereta, eksekutif pula

Bersambung ke Part 2
(Cerita selanjutnya aku bakal upload secepatnya, stay tune guys xoxo )

Comments

  1. Waaa, tripnya inspiratif banget.
    Smoga lain waktu saya juga berjodoh dengan boot campnya Batu Hijau Newmont.

    ReplyDelete

Post a Comment